Sekolah Diminta Jujur dalam Pengisian PDSS

Sekolah Diminta Jujur dalam Pengisian PDSS

Jakarta, HanTer - Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Ravik Karsidi meminta sekolah untuk tidak salah menggunakan kepercayaan dalam mengisi data sekolah siswa dan sekolah di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

"Sangat penting adalah kepercayaan pada sekolah, karena kami mengolah data yang dimasukkan oleh pihak sekolah. Untuk itu, kami meminta untuk tidak menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan," ujar Ravik dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan ada beberapa kasus, yang sebelumnya pernah terjadi mulai dari pengkatrolan nilai yang berakibat pada dibatalkannya kelulusan siswa tersebut.

"Untuk itu, jangan sampai kepercayaan ini dicederai," imbuh dia.

SNMPTN merupakan seleksi masuk perguruan tinggi yang berdasarkan seleksi nilai rapor atau prestasi akademik dari semester satu hingga lima. Rekam jejak prestasi akademik tersebut diisikan oleh kepala sekolah dan yang ditugaskan oleh kepala skeolah.

"Data yang sudah diverifikasi dianggap benar dan tidak bisa diubah." Untuk pilihan perguruan tinggi, siswa dapat memilih dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang, yang mana satu kampus harus berada di provinsi yang sama dengan asal sekolah. Namun jika memilih satu kampus, maka PTN yang dipilih dpaat berada di provinsi manapun.

(Antara)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com