KPK Ingatkan Icumbent Kepala Daerah Jauhi Korupsi

KPK Ingatkan Icumbent Kepala Daerah Jauhi Korupsi


 
Jakarta, HanTer - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap kepala daerah yang diduga melakukan korupsi atau menerima suap. Teranyar kepala daerah yang ditangkap adalah Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) Marianus Sae yang diduga menerima suap Rp4,1 miliar. 
 
Sebelumnya KPK juga menangkap Bupati Jombang, Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko yang diduga menerima suap Rp434 juta terkait penempatan jabatan.
 
Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan pun mengingatkan kembali kepada seluruh kepala daerah khususnya yang maju dalam Pilkada Serentak 2018 untuk tidak melakukan korupsi. KPK tak segan menangkap kepala daerah yang melakukan tindakan koruptif yang imbasnya akan merugikan rakyat. "Khususnya kepada incumbent agar tidak terjebak dalam poltik uang dan agar para calon mengikuti kontestasi politik secara bersih dan beretika," kata Basaria di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/2/2018).
 
Basaria menyesalkan kepala daerah kembali tertangkap dalam operasi tangkap tangan. Padahal sudah seringkali diingatkan. Bahkan berbagai sosialisasi juga dilakukan KPK agar pejabat bisa menjauhi korupsi.
"Sekali lagi KPK sangat menyesalkan peristiwa dugaan suap terhadap kepala daerah yang masih terus berulang," paparnya. 
 
Dalam beberapa waktu terakhir ini KPK memang tengah menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di beberapa daerah. Diantara kepala daerah yang ditangkap terkait suap atau korupsi adalah Wali Kota Tegal, Siti Mashita; Bupati Batu Bara, OK Arya Zulkarnain dan belum lama ini Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko. Secara keseluruhan, sejak 2004 hingga Juni 2017, data statistik KPK menyebutkan, ada 78 kepala derah yang berurusan dengan KPK. Rinciannya, 18 orang gubernur dan 60 orang wali kota atau bupati dan wakilnya. 
 
 

(safari)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com