PPP Ancam Pidanakan Oknum Kader yang Terkait Konspirasi Dukungan 2DM

PPP Ancam Pidanakan Oknum Kader yang Terkait Konspirasi Dukungan 2DM

Jakarta, HanTer - Pasangan cagub-cawagub Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum dilanda duka. Karena kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), berpindah dukungan ke pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.
 
Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Achmad Baidowi menegaskan pihaknya telah resmi mendukung dan mengusung pasangan nomor urut satu ini. Jadi apabila ada pihak yang mengatakan mendukung Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi itu di luar PPP.
 
"Bahwa PPP secara institusi resmi mengusung RINDU (Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum). Maka seluruh kader harus tunduk," ujar Baidowi, Rabu (21/2).
 
Anggota Komisi II DPR ini menegaskan, apabila ada pihak tetap bersikukuh mengatasnamakan PPP mendukung pasangan lain. Maka ada konsekuensi yang diambil DPP terhadap kader yang membelot tersebut.
 
"Termasuk kemungkinan akhirnya pidana umum, yakni menggunakan logo PPP secara ilegal, maupun pidana pemilu," katanya.
 
Namun soal pidana itu dilakukan oleh PPP sebagai opsi terakhir, apabila para kader tetap bersikukuh tidak ingin memberikan dukungan ke Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum.
 
"Itu opsi terakhir karena PPP lebih mengedepankan pendekatan persuasif," ungkapnya.
 
Saat ini diungkapkan Awiek, mayoritas kader PPP juga kompak mendukung pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum. Termasuk akar rumput di Jawa Barat.
 
"Mudah-mudahan tidak ada lagi kader yang membelot, dan kami pastikan seluruh DPC di Jawa Barat solid memenangkan pasangan RINDU," pungkasnya.
 
Sebelumnya sejumlah kader partai PPP, PKB, dan Hanura menyatakan bergabung dan mendukung pasangan Cagub-cawagub Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi atau sebutan bekennya Deddy-Dedi Jabar, Senin (19/2) kemarin.
 
Jakarta - Pasangan cagub-cawagub Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum dilanda duka. Karena kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), berpindah dukungan ke pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.
 
Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Achmad Baidowi menegaskan pihaknya telah resmi mendukung dan mengusung pasangan nomor urut satu ini. Jadi apabila ada pihak yang mengatakan mendukung Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi itu di luar PPP.
 
"Bahwa PPP secara institusi resmi mengusung RINDU (Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum). Maka seluruh kader harus tunduk," ujar Baidowi, Rabu (21/2).
 
Anggota Komisi II DPR ini menegaskan, apabila ada pihak tetap bersikukuh mengatasnamakan PPP mendukung pasangan lain. Maka ada konsekuensi yang diambil DPP terhadap kader yang membelot tersebut.
 
"Termasuk kemungkinan akhirnya pidana umum, yakni menggunakan logo PPP secara ilegal, maupun pidana pemilu," katanya.
 
Namun soal pidana itu dilakukan oleh PPP sebagai opsi terakhir, apabila para kader tetap bersikukuh tidak ingin memberikan dukungan ke Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum.
 
"Itu opsi terakhir karena PPP lebih mengedepankan pendekatan persuasif," ungkapnya.
 
Saat ini diungkapkan Awiek, mayoritas kader PPP juga kompak mendukung pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum. Termasuk akar rumput di Jawa Barat.
 
"Mudah-mudahan tidak ada lagi kader yang membelot, dan kami pastikan seluruh DPC di Jawa Barat solid memenangkan pasangan RINDU," pungkasnya.
 
Sebelumnya sejumlah kader partai PPP, PKB, dan Hanura menyatakan bergabung dan mendukung pasangan Cagub-cawagub Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi atau sebutan bekennya Deddy-Dedi Jabar, Senin (19/2) kemarin.

(Safari)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com