Kukuhkan FOPSSI, Kemenpora Minta Basis Data Pemain

Kukuhkan FOPSSI, Kemenpora Minta Basis Data Pemain


Jakarta, HanTer - Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora  Dr. Raden Isnanta M.Pd, mengukuhkan pengurus Forum Pembina Sekolah Sepakbola Indonesia (FOPSSI) masa bakti 2018-2023 di Jakarta, Senin (26/2/2018).
 
Dalam kesempatan itu, guna memudahkan para pemandu bakat nasional mencari bibit potensial, Raden Isnanta meminta FOPSSI untuk menyusun basis data pemain-pemain sepakbola muda di seluruh Indonesia. 
 
"Basis data dengan teknologi informasi akan memudahkan pemantauan seorang atlet sejak usia dini, termasuk prestasi yang diraihnya serta kondisi fisik. Data-data itu juga bermanfaat untuk mengembangkan penyelenggaraan kejuaraan di daerah," kata Raden Isnanta.
 
Ia juga mengatakan bahwa basis data itu juga bermanfaat untuk proses pembinaan pemain-pemain muda sepak bola nasional yang kurang berprestasi, termasuk mengarahkan mereka agar mengikuti kompetisi di daerah.
 
"Berbekal data itu, FOPSSI juga dapat menggairahkan roda kompetisi di daerah dengan menggandeng para sponsor sehingga semarak kompetisi tidak hanya berpusat di Jakarta dan daerah sekitarnya," ujar Isnanta.
 
Kemenpora, lanjut Isnanta, berharap kehadiran FOPSSI dapat memudahkan pengorganisasian sekolah-sekolah sepak bola di semua daerah yang berjumlah lebih dari 5.000 sekolah.
 
"Jawa Barat, misalnya, punya sekitar 800 sekolah sepak bola dan hanya satu yang benar-benar terurus. FOPSSI dapat meningkatkan mutu para pelatih serta manajemen dan teknik latihan," terang Isnanta.
 
Selain pengumpulan data pemain muda dari berbagai daerah, FOPSSI juga dapat memudahkan transfer ilmu keloahragaan dari pusat ke berbagai daerah di Indonesia, terutama di daerah-daerah perbatasan.
 
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria mengatakan pengurus induk cabang olahraga itu menggandeng berbagai pihak baik swasta maupun pemerintah untuk meningkatkan pembinaan pemain usia dini.
 
"Kami melihat Kemnepora setiap tahun rutin menggelar kejuaraan atau kompetisi usia dini. Jika dapat bersinergi, penyelenggaraan itu akan lebih baik karena kami selama ini juga telah menjalankan program pembinaan usia dini," kata Tisha.

(Hermansyah)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com