RINDU Akan Digitalisasi Perdagangan di Jabar

RINDU Akan Digitalisasi Perdagangan di Jabar


Bandung, HanTer  - Pada sesi memilih pertanyaan di dalam amplop, pasangan RINDU mendapat pertanyaan tentang bagaimana meningkatkan perdagangan. Menjawab pertanyaan itu Ridwan Kamil menyatakan akan mendigitalisasi perdagangan di seluruh Jabar. 
 
"Di indramayu ada petani jual beras Rp 4000/ kg,  di Bandung dijual Rp 11 ribu. keuntungannya hanya Rp 2 juta/ bulan, kemana sisanya?" Kata Kang Emil. 
 
Kang Emil menjelaskan, konsep pasangan RINDU, adalah dengan  digitalisasi perdagangan, maka yang dilakukan adalah melatih petani dapat menerima pesanan online."Agar  harga beras bisa naik 2 kali kipat, dan warga di daerah lain dapat membeli beras dengan harga murah," kata dia. 
 
Menurut Kang Emil, untuk menarik investasi dari luar adalah membenahk regulasi. Tetapi Investasi yang mengedepankan dari lokal Jabar. "Perpaduan digitalisai dan deregulasi menjadi  jawaban untuk membangun perdagangan di Jabar menjadi juara," kata dia. 
 
Selanjut nya Kang Emil menjelaskan oasangan RINdU adalah paling pas untuk memimpin Jabar 5 tahun ke depan. Kelebihan pasangan RINDU adalah membawa  perubahan, berpengalaman.
 
"Saya pernah menangani  kota, Uu desa. Kami  paling muda, berlari paling cepat, dan melompat paling tinggi," ujarnya. 
 
Kelebihan lainnya, pasangan RINDU cucu kyai, yang akan memimpin Jabar dengan berlandaskan pada ajaran agama, penuh inovasi dan kolaborasi serta membawa semangat kebersamaan. 
 
Kang Emil mengakhiri ajakan memilih pasangan RINDU dengan membacakan pantun, "Persib main dihari Rabu, yang paling sip adalah pasanhmgan RINDU," ujarnya sambil tersenyum dan disambut tepuk tangan hadirin. 
 

(An)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com