Paket Kebijakan Penanganan Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek Dievaluasi secara Periodik

Paket Kebijakan Penanganan Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek Dievaluasi secara Periodik


Jakarta, HanTer -- Menyusul pelaksanaan paket kebijakan penanganan kemacetan di jalan tol Jakarta – Cikampek yang saat ini telah memasuki hari ke-2 dan berjalan dengan cukup lancar, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menyatakan akan melakukan evaluasi secara periodik. 
 
“Seminggu sekali kita akan lakukan evaluasi dan merumuskan langkah-langkah apa yang perlu diambil untuk meningkatkan dampak dan efektifitasnya,” kata Bambang. Sejauh ini menurut Bambang pelaksanaan paket kebijakan ini telah berdampak positif terbukti dari berbagai respon masyarakat yang mendukung karena mereka merasakan dampak positifnya.
 
“Banyak respon positif muncul dari masyarakat terpantau baik dari media sosial maupun dari berbagai media massa mainstream, umumnya mereka mengatakan kondisi lalu lintas Jakarta-Cikampek menjadi jauh lebih lancar pada saat jam pemberlakukan kebijakan ini,” urai Bambang. 
 
Respons positif ini menurut Bambang semakin memacu pihaknya untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan. “Kebijakan ini muaranya adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, kami akan terus melakukan perbaikan,”jelas Bambang.
 
Dalam rangka terus memperbaiki pelaksanaan kebijakan Bambang mengatakan akan membuka pintu tanggapan dan respon dari masyarakat. Tanggapan, masukan ataupun respon dapat disampaikan melalui email : bptj@dephub.go.id atau akun medsos bptjkemenhub (Instagram) dan bptj 151 (twitter, facebook). Saya juga akan mendorong operator untuk membuka pintu terhadap respon publik melalui akun media sosialnya, saya lihat PT Jasa Marga sudah berinisiatif untuk itu, “ kata Bambang.
 
Perubahan Perilaku Pengguna Kendaraan Pribadi
 
Berdasarkan data yang direlease PT Jasa Marga Senin 12/3/2018 terjadi perubahan-perubahan yang signifikan pada hari pertama pelaksanaan 3 kebijakan penanganan kemacetan di jalan tol Jakarta-cikampek. Kebijakan ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat I arah Jakarta misalnya telah menurunkan jumlah kendaraan pribadi yang masuk di pintu tol tersebut sekitar 30% dari biasanya 2600 kendaraan menjadi 1820, sementara pintu tol Bekasi Barat II arah Jakarta turun 38% dari semula 3000 kendaraan menjadi 1852 kendaraan. Penurunan juga terjadi di pintu tol Bekasi Timur sebesar 35% dari biasanya 2400 kendaraan menjadi 1.545.
 
Namun data juga menunjukkan adanya perubahan perilaku pada pengguna kendaraan pribadi, misalnya terdapat kecenderungan para pengguna kendaraan pribadi berangkat lebih awal sebelum jam pemberlakuan ganjil genap (06.00 – 09.00). Di pintu tol Bekasi Barat I mulai pukul 04.00 – 05.00 WIB naik 37% dari kondisi biasa sebelumnya, sementara di pintu tol Bekasi Timur 05.00 – 06.00 WIB terjadi penurunan 23%. Terkait kebijakan pembatasan kendaraan golongan III s/d V pada jam 06.00 – 09.00 WIB terindikasi penurunan volume sebesar 70% dibanding kondisi normal. 
 
Data-data tersebut menjawab bagaimana implementasi paket kebijakan penanganan kemacetan di jalan tol memberikan dampak positif bagi kelancaran ruas jalan tol-cikampek pada 12/3/2018.

(Alee)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com