Akhir Maret Sidang Perdana Digelar, Ahmad Dhani: Ini Kriminalisasi

Akhir Maret Sidang Perdana Digelar, Ahmad Dhani: Ini Kriminalisasi


Jakarta, HanTer -- “Kriminalisasi, ini namanya kriminalisasi,” kata artis Ahmad Dhani menanggapi pelimpahan kasusnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan.

Sebelumnya Polres Jakarta Selatan telah menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian lewat cuitan sarkastis. Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada 23 November 2017.

Untuk diketahui Ahmad Dhani dilaporkan oleh pelapor Jack Boyd Lapian terkait ujaran kebencian. Dhani dijerat dengan UU ITE Pasal 28 dan terancam hukuman 6 tahun penjara.

Direncanakan, Ahmad Dhani akan menjalani sidang pengadilan terkait dugaan penyebaran ujaran kebencian disangkakan padanya pada akhir Maret ini. Berkas perkara Dhani telah dinyatakan lengkap dan dilimpahkan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan ke kejaksaan, Senin (12/3/2018).

Selanjutnya, jaksa penuntut umum akan melimpahkan berkas perkara kasus tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk segera diadili.

"Mungkin di akhir bulan Maret ini kami sudah bisa mulai sidang. Sidang pertama kan baru dakwaan," kata penasihat hukum Dhani, Hendarsam Marantoko, di Gedung Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Tanjung, Jagakarsa.

Dhani dilaporkan ke polisi atas tuduhan melanggar Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Pada 6 Maret 2017, Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dhani juga dianggap telah menuliskan pernyataan bersifat sarkastis melalui akun Twitter-nya dalam rentang waktu Februari hingga Maret 2017. 

 

 

(Harian Terbit/Danial)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com