Tidak Boleh Melarang WNI Memasuki Pulau yang sudah Disewa Pihak Asing

Tidak Boleh Melarang WNI Memasuki Pulau yang sudah Disewa Pihak Asing


Jakarta, HanTer - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menegaskan tidak boleh warga negara Indonesia dilarang masuk ke pulau mana saja yang diinginkan, dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
"Tidak boleh melarang warga negara Indonesia masuk ke suatu pulau walau pun sudah disewa pihak asing. Hanya saja yang menjadi persoalan adalah orang asing membangun hotel atau resort privat di pinggir pantai, yang akses masuk ke pulau itu hanya bisa melalui hotelnya," ujar Refly kepada Harian Terbit di Jakarta, Selasa (13/3/2018).
 
Refly menjelaskan semua pantai yang ada di Republik Indonesia, bisa dinikmati baik itu oleh warga negara Indonesia maupun warga asing. Dan jika ada yang membeli atau menyewa kemudian membangun hotel atau resort di pinggir pantai ada ketentuannya, tanpa memiliki pantai.
 
"Tidak boleh memiliki pantai, yang boleh itu hanya bisa membeli atau menyewa tanah di pesisir pantai," pungkasnya.
 
Sebelumnya beredar rekaman video yang viral mengenai adu mulut beberapa anggota DPRD Sumatera Barat dan DPRD Mentawai dengan bule yang diduga pengelola Aloita Resort di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
 
Bule yang tengah berada di atas boats diduga tak mengizinkan rombongan anggota DPRD untuk berlabuh di resort Aloita.
 
"Anda datang kesini menyewa, mungkin membayar fee, tapi anda harus hormati...," kata salah satu anggota DPRD dengan intonasi suara yang tinggi dan nampak kesal kepada si bule, dalam video berdurasi 3 menit 30 detik tersebut.
 
Selain beredar di Facebook, video tersebut juga diunggah di Youtube dengan judul VIRAL, Bule Larang Rombongan DPRD Masuk ke Aloita Resort, Mentawai.
 

(Danial)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com