KPK Pembekalan Anti Korupsi Calon Kepala Daerah se-Aceh

KPK Pembekalan Anti Korupsi Calon Kepala Daerah se-Aceh


 
Jakarta, HanTer  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pembekalan antikorupsi dan melakukan deklarasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) calon kepala daerah se-Provinsi Aceh di gedung Pemprov Aceh, Kamis (26/4/2018).
 
"Pada 2017 Indeks Persepsi Korupsi Indonesia stagnan di angka 37, peringkat 96 dari 168 negara yang mencerminkan indeks persepsi korupsi di Indonesia. Salah satu indikatornya adalah bagaimana kita berdemokrasi, yang dinilai dari bagaimana dalam menyelenggarakan pemilu," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis (26/4/2018).
 
KPK, kata dia, mengharapkan penyelenggara bekerja dengan profesional, calon pasangan memiliki integritas dan cerdas, dan rakyat juga datang dengan gembira pada penyelenggaraan Pilkada nantinya.
 
"Berintegritas apa sih sebenarnya? Nilai-nilai integritas itu terdiri dari jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil," ucap Saut.
 
Ke depan, kata dia, KPK akan mempunyai Korwil yang akan memantau daerah-daerah termasuk juga Aceh dan pintu-pintu yang rawan memicu korupsi.
 
"Para calon kepala daerah ini akan menyusun APBD, kalau ada yang "ngeyel-ngeyel" dan tarik menarik segera lapor ke KPK. "Checks and balances" kami harap jalan," kata Saut.
 
KPK menyarankan pilkada bisa dilaksanakan dengan gembira, namun ia mengingatkan akan ada ranjau-ranjau yang memungkinkan pasangan calon tersebut bertemu KPK.
 
Ia menyatakan bahwa rakyat mempunyai hati nurani sehingga mengetahui mana yang benar-benar berkualitas dan layak memimpin.
 
"Kalah menang sudah pasti, bagaimana kita menghadapinya dengan berkah. Kami di KPK merasakan perubahan sangat lambat, OTT nambah, case building nambah.
 
Namun, KPK juga menekankan bagaimana agar pencegahan bisa menekan tindak korupsi," ungkap Saut.
 
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan bahwa sudah mempunyai tanggung jawab semua pihak untuk mewujudkan pilkada yang bersih, aman, dan lancar.
 
"Agar rakyat dapat memilih dengan bebas dan aman dalam menentukan pemimpin yang berkualitas, tidak diwarnai kekerasan dan pelanggaran, tanpa hoax, penyelenggaraan yang profesional. Inilah yang kita sebut pilkada berintegritas," kata Nova.
 
Dengan waktu tersisa dua bulan sebelum pilkada, kata dia, pihaknya mengharapkan tidak ada fitnah dan hambatan dalam penyelenggaraannya.
 
"Saya mewakili Pemprov Aceh meminta agar memperhatikan beberapa hal sebagai berikut. Pertama, mengajak para pihak terkait mendukung Pilkada dalam balutan religi dan persaudaraan meskipun ada perbedaan pendapat dan pilihan," ujarnya.
 
Kedua, kata dia, tidak perlu terpancing tindakan provokatif yang menghasut untuk melawan hukum.
 
"Berkomitmen mendorong pilkada yang bersih tanpa kekerasan, money politic serta pelanggaran hukum lainnya," tuturnya.
 
Ia eminta Komisi Independen Pemilihan (KIP) di wilayah kabupaten/kota masing-masing dengan serius, jujur, independen tanpa berpihak pada pihak manapun kecuali peraturan perundang-undangan.
 
"Saya mengajak semua elemen masyarakat untuk aktif memantau semua tahapan Pilkada dalam mengawal Pilkada yang jujur, adil, dan berintegritas," ucap Nova.
 
Ketua KIP Ridwan Hadi menyatakan kegiatan tersebut merupakan program Pilkada Berintegritas agar nantinya calon Kepala Daerah dapat menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, bersih, and "good governance".
 
"Suksesnya pilkada ini bukan hanya tugas penyelenggara dan pengawas tetapi juga peran partai politik dan pasangan calon, selain juga peran media dalam suksesnya Pilkada berintegritas yang lebih baik, lebih aman dan lebih damai sehingga terpilih kepala daerah yang berkualitas dan berintegritas," kata Ridwan.
 
Pasangan Calon Kepala Daerah se-Aceh terdiri dari empat pasang di Kabupaten Pidie Jaya, tujuh pasang di Kabupaten Aceh Selatan, dan lima pasang di Kota Subulussalam.
 
Total terdapat 32 kandidat calon Kepala Daerah se-Aceh. Sementara yang hadir dalam acara itu 21 kandidat.

(safari)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com