Meriahkan Hari Kartini, D Royal Moroco School Santuni 1000 Duafa

Meriahkan Hari Kartini, D Royal Moroco School Santuni 1000 Duafa


Jakarta, HanTer - Memperingati Hari Kartini dan menjelang Ramadhan 2018, D Royal Moroco Integrative Islamic School (DMIIS) menyantuni 1000 duafa. Acara dihadiri asisten Walikota Jakarta Selatan bidang Kesra, Ma mur juga  diikuti semua murid DMIIS dari TK, SD, SMP dan SMA dengan berpakaian tradisionaI dari berbagai daerah agar anak-anak memahami keanekaragaman budaya di Indonesia
 
CEO DMIIS Endro Pradono mengatakan,acara peringatan Hari Kartini kali ini sengaja dibarengi dengan acara santunan dhuaf‘a, agar memberikan contoh terhadap anak-anak DMIIS untuk berbagi kepada orang yang membutuhkan dengan tidak hanya sekedar memperingati saja. Oleh karena itu dalam acara Kartini dan santunan duafa juga digelar berbagai lomba seperti pameran makanan perkelas dan pementasan yang sudah dipersiapkan para siswa.
 
"Selain santunan 1000 duafa pada peringatan Hari Kartini tahun ini, DMIIS juga selalu menerapkan konsep peduli terhadap sesama dalam kegiatan sehari - hari," ungkapnya, Jumat (27/4/2018)
 
Diantara kepedulian sesama yang telah dilakukan DMIIS, sambung Endro adalah melalui kegiatan sosial yang dilakukan sejak DMIIS berdiri dengan memberikan pelatihan grafis bahasa Inggris, kemampuan berdagang, dan ilmu untuk peningkatan kepribadian bagi duafa, anak yatim, sekolah miskin dan napidana lapas. Pelatihan kepada masyarakat secara gratis tersebut telah rutin dilaksanakan di Jabodetabek, Banten dan Jawa Tengah. 
 
Sementara itu Advisor DMIIS, Sinta Soedamo mengatakan, kehadiran pejabat Walikota Jakarta Selatan diharapkan bisa memotivasi anak-anak DMIIS untuk semakin giat belajar. Apalagi para siswa DMIIS mendapat perhatian langsung dlberi pengarahan dari pejabat di Jakarta Selatan. 
 
Sementara itu asisten Walikota Jakarta Selatan bidang Kesra, Ma mur mengapresiasi dan bangga atas keberadaan DMIIS yang merupakan salah satu aset pendidikan yang ada di Jakarta Selatan.
 
Dengan adanya keberadaan DMIIS maka pihaknya akan menjalin kerjasama secara lebih intensif lagi. Apalagi sekolah Islam bertarap internasional tersebut telah membangun dunia pendidikan di Jakarta Selatan siap bersaing di dunia internasional.
 
"Keberadaan DMIIS ini dapat meningkatkan kerjasama yang lebih baik lagi untuk memberikan pelayanan di bidang pendidikan," ujarnya.
 
DMIIS mempakan sekolah berkurikulum Intemasional Islam yang didirikan di Jakarta tahun 2009 oleh Yayasan Ariyasa Ishaq Salim dengan gan Endro Pradono dan Sinta Soedarno yang aktif dibidang sosial dan praktisi pertelevisian. Sekolah yang beralamat di Jl H Salim III No 7 Radio Dalam ini menerapkan bahasa Inggris sehari-hari disamping mengajarkan bahasa Indonesia, bahasa Arab dan bahasa  Mandarin. Selain itu murid-muridnnya juga diajarkan untuk mengerti dan hafal Al Quran.

(safari)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com