Buronan Dua Tahun, Kejagung Bekuk Wakil Bupati Cirebon

Buronan Dua Tahun, Kejagung Bekuk Wakil Bupati Cirebon


 
Jakarta, HanTer - Tim Intel Kejagung bersama Tim Kejari Cirebon berhasil mengamankan seorang terpidana perkara korupsi, yang telah masuk DPO sekitar dua tahun lalu. Napi bernama H. TASIYA SOEMADI, S.E., bin SUMADI merupakan buronan Kejari Cirebon.
 
"Diamankan di Dusun Babadan, Desa Depok, Kec. Siwalan, Kab. Pekalongan, Jateng pada Senin, 30 April 2018, sekitar 10.30 WIB, ujar Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada Jamintel, Kejaksaan Agung Yunan Harjaka kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/4/2018).
 
Terpidana merupakan Wakil Bupati Cirebon. Dia dihukum berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor : 436 K /PID.SUS/2016 tanggal 14 September 2016.
 
Saat itu, ketika hendak dieksekusi terpidana kabur. Selanjutnya Kejagung menerima Surat Kejari Cirebon tanggal 20 April 2018 Nomor R-66/O.2.31/Dep.3/04/2018 perihal Usulan Permohonan Bantuan Dukungan AMC untuk pencarian yang bersangkutan.
 
Beradsarkan Prinsops-227/D/Dps.4/ 04/2018 tanggal 25 April 2018, tim Intelijen Kejagung melakukan pelacakan.
 
TASIYA SOEMADI merupakan terpidana Tindak Pidana Korupsi Bansos Kabupaten Cirebon berupa pemotongan dana bantuan sosial, dana hibah, dan proposal fiktif pada tahun 2009 – 2012 dengan kerugian negara sekitar Rp 1,564 miliar yang saat ini sudah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 436 K /PID.SUS/2016 tanggal 14 September 2016 dengan putusan penjara selama 5 tahun 6 bulan.
 
 

(zamzam)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com