Workshop Kritik Film Tingkat Lanjutan, Cetak Jurnalis Jadi Kritikus Tajam

Workshop Kritik Film Tingkat Lanjutan, Cetak Jurnalis Jadi Kritikus Tajam


Jakarta, HanTer - Hingga hari terakhir tercatat puluhan jurnalis media massa di Ibu Kota mengikuti workshop kritik film yang digelar Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pada 9-11 Mei 2018 di Hotel Grandhika Jakarta Selatan.
 
Kepala Sub Bidang Apresiasi dan Penghargaan Pusbangfilm Kemendikbud Robert, mewakili Kepala Pusbangfilm Maman Wijaya mengatakan, narasumber yang memberikan materi workshop kali ini adalah, wartawan dan ahli hukum Wina Armada Sukardi, dengan materi Pentingnya pemahaman Hak Cipta Kreatif: Pengayaan Wawasan untuk Kritikus Film dan Teknik Penulisan Kritik Film.
 
Kemudian, pengamat film Marselli Sumarno yang membahas tentang Peran Institusi Pendidikan dalam Membangun Kritik Film. Serta sutradara John DeRantau membahas Penyutradaraan dan Semiotika Film.
 
Selain itu, ada pengamat film dan militer Salim Said, yang akan menyoroti tentang Sejarah Perfilman dan Perkembangan Kritik Film di Indonesia.
 
Tak ketinggalan, artis senior Niniek L Karim menyajikan tentang Pentingnya Memahami Psikologi bagi Kritikus Film. Mantan wartawan budaya yang sudah pensiun dari Harian Kompas Bre Redana yang, mengungkap tentang Perkembangan Teknologi Pers dan Kritik Film. 
 
Remy Sylado, sastrawan dan buadawan, membahas tentang Pentingnya Memahami Kebudayaan bagi Kritikus Film. dan David Hanan peneliti dan pengamat film Indonesia membahas tentang Keistimewaan Budaya dalam Film Indonesia: Bhinneka Tunggal Ika. 
 
"Alhamdulillah semoga acara ini terus berkesinambungan supaya terjalin hubungan harmonis antara jurnalis dan Pusbangfilm Kemendikbud," kata Robert usai menutup acara, Kamis (10/5/2018) malam. 
 
Hal senada diungkapkan Wina Armada yang berharap acara tersebut bisa mempertajam para jurnalis bukan  hanya dalam menulis berita saja, tapi juga mengkritik film Indonesia apa adanya.
 
"Target kita dari workshop ini ada sejumlah peserta dari kawan jurnalis yang bisa juara Lomba Kritik Film nantinya," harap Wina. 
 
 
"Alhamdulillah semoga acara ini terus berkesinambungan supaya terjalin hubungan harmonis antara jurnalis dan Pusbangfilm Kemendikbud," kata Robert usai menutup acara, Kamis (10/5/2018). 
 

(romi)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com