Buku Cinta dari Relawan Nusantara Jokowi untuk Tangkal Radikalisme dan Terorisme

Buku Cinta dari Relawan Nusantara Jokowi untuk Tangkal Radikalisme dan Terorisme


Jakarta, HanTer - Relawan Nusantara Jokowi (RNJ) akan membagikan Buku Cinta untuk kaum perempuan. Pembagian Buku Cinta tersebut guna menangkal radikalisme dan terorisme yang belakangan ini kian marak dan menyasar siapa saja.
 
Apalagi aksi terorisme dan radikalisme tersebut telah menimbulkan duka yang mendalam bagi masyarakat Indonesia.
 
Sekjen RNJ Diah Wari mengatakan, pembagian Buku Cinta untuk kaum perempuan merupakan bentuk keprihatinan RNJ terhadap maraknya aksi terorisme dan radikalisme. Buku Cinta tersebut merupakan panduan bagi kaum perempuan, baik remaja maupun ibu - ibu rumah tangga untuk bisa terhindar dari aksi terorisme dan radikalisme.
 
"Kami membagikan buku agar berbeda dalam menyikapi keprihatinan atas maraknya aksi terorisme dan radikalisme," ujar Diah di Jakarta, Jumat (18/52018).
 
Diah menuturkan, lembagikan Buku Cinta akan dilakukan pada waktu dekat ini. Diantara daerah yang akan dibagikan Buku Cinta adalah di Surabaya, Jawa Timur yang menjadi lokasi ledakan bom bunuh diri yang dilakukan oleh satu keluarga. Pembagian Buku Cinta agar masyarakat Surabaya kembali hidup dengan penuh damai dan rukun kembali.
 
"Semoga dengan disebarluaskannya Buku Cinta untuk kaum perempuan bisa merubah pola pikir masyarakat agar lebih mencintai dan tidak saling membenci terhadap sesama," jelasnya.
 
Lebih lanjut Diah mengatakan, kaum perempuan bisa berperan sebagai mahluk kasih sayang untuk menangkal terorisme dan radikalisme. Oleh karena itu RNJ tidak hanya teriak berani melawan terorisme dan radikalisme tapi akan menunjukan dengan kerja dan sosialisasi untuk menangkal terorisme dan radikalisme yang saat ini menjadi musuh bersama masyarakat Indonesia.
 
"Kami berharap gerakan ini bisa meluas dan kami awali dengan kelompok kecil seperti ibu - ibu PKK. Bagaimana faham-faham terorisme dan radikalisme tidak masuk ke anak- anak," jelasnya
 
Seperti diketahui satu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan tiga anaknya diduga melakukan bom bunuh diri, Minggu (13/5/2018). Satu keluarga tersebut menyerang tiga gereja di tiga lokasi yang berbeda di Surabaya hingga membuat panik jamaah yang sedang melakukan misa Minggu.

(Safari)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com