KAHMI Bertekad Cetak 15 Ribu Wirausaha Baru

KAHMI Bertekad Cetak 15 Ribu Wirausaha Baru

Jatinangor, HanTer - Presidium Majelis Nasional KAHMI Kamrusammad menyambut baik komitmen yang diperlihatkan PB HMI melalui program tersebut. Ia menegaskan, sejauh ini terdapat sekitar 750.000 anggota HMI yang aktif, maka tidak menutup kemungkinan adanya 15.000 pencetak lapangan pekerjaan dari HMI. 
 
Menurutnya, perubahan pola pikir yang selama ini mencari pekerjaan menjadi pencipta lapangan kerja sudah mulai harus dimulai.  Sehingga, setelah lulus dari kampus maka tidak lagi sibuk mencari kerja justru malah membuka lapangan pekerjaan.
 
"Maka kita inginkan dengan adanya 15.000 anggota yang menjadi wirausaha, bisa terbayang berapa lapangan kerja yang ada," katanya, Selasa (22/5/2018). 
 
Ditambahkannya, secara statistik gerakan-gerakan kewirausahaan nasional sepanjang tahun menurut Kementerian Koperasi dan UKM mencatat peningkatan dari 0.45 persen menjadi 1.56 persen. Angka ini tentu relatif kecil dibandingkan negara lain. 
 
Memasuki era pasar tunggal dengan berlalunya ASEAN Economic Community (AEC) pada 2015 lalu, keberadaan AEC itu sendiri akan menjadikan arus bebas lalu lintas barang, jasa, investasi dan modal di kawasan Asia Tenggara. Hal tersebut tentu akan menimbulkan masalah ekonomi dan sosial bagi Indonesia saat ini yang belum siap sepenuhnya menghadapi persaingan bebas ini. 
 
“Belum lama ini KAHMI melalui KAHMIPreneur telah melakukan MOU dengan tiga lembaga, sehingga dengan adanya MOU ini diharapkan dapat mencetak enterpreneur yang berkualitas,” terangnya.
 
Selain itu, dengan kader-kader HMI yang tersebar di seluruh Nusantara, maka diharapkan tidak hanya untuk diri mereka saja, tetapi bisa ikut memajukan ekonomi  bangsa.
 
“Pastinya dapat mengurangi penggangguran secara signifikan. Dan dengan berkurangnya penggangguran maka ekonomi Indonesia pasti akan maju,” tambahnya.
 
Hal senada diungkapkan Ketua Umum PB HMI, Saddam Aljihad yang siap menyiapkan belasan ribu tenaga handal. “HMI Berkomitmen menyiapkan 15.000 entrepreneur baru untuk menyambut bonus demografi 2030, sekaligus menjawab tantangan Revolusi industri ke empat saat ini,” katanya. 
 Hadir dalam acara tersebut Agus Muharram, staff khusus Menteri UKM dan Koperasi.
 

(romi)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com