Pengamat: Idul Fitri Akan Aman dari Serangan Teroris, Kapolri: Harus Tetap Waspada

Pengamat: Idul Fitri Akan Aman dari Serangan Teroris, Kapolri: Harus Tetap Waspada


Jakarta, HanTer - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, Polri berupaya keras agar kriminalitas khususnya aksi terorisme tidak terjadi saat Idul Fitri.
 
"Kita akan tetap waspada dari aksi terorisme. Selain itu kejahatan konvensional seperti copet, jambret, dan pembius sehingga di semua pelabuhan, bandara, atau terminal bisa aman," ujar Tito usai mengikuti rapat terbatas persiapan Lebaran di Kantor Presiden, Rabu (30/5).
 
Tito mengatakan, pihaknya juga akan mencegah adanya penertiban yang dilakukan organisasi masyarakat tertentu selama bulan Ramadhan. Organisasi masyarakat dihimbau tidak melakukan penertiban terhadap tempat-tempat tertentu sendirian. Ormas sebaiknya melaporkan kepada aparat keamanan jika ada tempat hiburan atau tempat tertentu yang melanggar aturah pemerintah daerah.
 
"Lapor saja ke polisi dan polisi yang akan menindak sebagai aparat hukum. Masyarakat cukup berikan infromasi," katanya.
 
Aman
 
Menanggapi pernyataan Tito, pengamat terorisme dari The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya mengatakan, belum ada sejarahnya di Indonesia umat Islam solat Idul Fitri di serang teroris. Jika pun ada maka serangan teroris tersebut berlatar belakang sentimen agama seperti yang terjadi di Tolikara, Papua yang kala itu masjid umat Islam di bakar kaum Nasrani. Oleh karena itu Harits menyakini perayaan Idul Fitri 2018 akan berlangsung aman dan damai.
 
"Kita optimis aman dari sentuhan aksi terorisme," tegas Harits kepada Harian Terbit, Rabu (30/5/2018).
 
Harist mengakui, walaupun dijamin aman dalam perayaan Idul Fitri 2018 nanti, namun semua warga masyarakat perlu waspada. "Apalagi mereka (polisi) sebelumnya sudah kasih warning. Artinya warning itu bukan sekedar asumsi atau dugaan minus intelijen yang akurat," paparnya.
 
Sementara itu mantan Komandan Negara Islam Indonesia (NII) yang saat ini mendirikan NII Crisis Center, Ken Setiawan mengatakan, semoga di hari raya Idul Fitri 2018 tidak ada serangan teroris. Karena saat ini sudah banyak oknum warga yang diduga teroris telah  ditangkap polisi. Namun Ken juga meminta agar semua warga untuk tetap mewaspadai gerakan terorisme. Karena mereka bisa merekrut siapa saja baik pelajar, buruh atau pegawai pemerintahan.

(Safari)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com