Desainer Anna Mariana Didapuk Jadi Pembina Keraton

Desainer Anna Mariana Didapuk Jadi Pembina Keraton

Cirebon, HanTer - Keraton merupakan mitra pemerintah dalam pelestarian budaya.  Keraton memegang peranan penting dalam penjaga tradisi budaya dan menjaga keberagaman. 
 
Sayangnya,  menurut Sultan Kesepuhan Cirebon XIV PRA Arief Natadinigrat yang sekaligus juga sebagai Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), aset yang ada di keraton belum tertata rapi.
 
“Intinya aset dalam seluruh keraton  yang ada di Indonesia banyak yang tak lagi terawat dengan baik,” katanya, Kamis (31/5/2018).
 
Dalam kesempatan itu hadir, YM Keraton Kasultanan Kesepuhan, Cirebon, YM Brigjen (P) DR Drs AA Maparessa MM, M.Si  dari Turikale Maros , Sulsel  (Dewan Pakar), YM Evi Oktavia Kerajaan Turikale Maros, SulSel (Bendum), YM Tondi Utama Hasibuan, BA(Hons) MA,  Kerajaan Huristak, Sumut , Ir. Jenny Helda Sarimanella (wasekjen), Ir Agus Mulya Sutanto, SH, MH, MM ( Tim Advokat), Dra Hj DP RAy Yani Soektojo Kuswodidjoyo MP (Sekjen FSKN). 
 
Kunjungan PRA Arief Natadinigrat bersama team lengkap ini selain sebagai kunjungan silaturahmi juga sambil meminta kesediaan Anna Mariana duduk sebagai Dewan Pembina di FSKN bersama Ibu Musdalifah. 
 
“Sebelumnya  yang sudah duduk di posisi ini adalah Presiden Jokowi, Luhut Binsar Panjaitan dan beberapa nama lain,” kata Anna Mariana  bangga dapat penghormatan dan tanggung jawab tersebut. 
PRA Arief Natadinigrat  kemudian memaparkan kelemahan yang ada dalam seluruh keraton di Indonesia, yang saat ini  sudah pula diketahui Presiden Jokowi. 
 
Bahkan dalam  dalam pidato di depan para  Raja dan Sultan  Nusantara pada 4 Januari 2018, Jokowi sudah berjanji  “akan segera melakukan perbaikan dan melakukan restorasi pada keraton. Bukan satu-satu. Tapi 4-5 sekaligus, agar kerjanya tidak sedikit-sedikit!” kata Jokowi seperti yang viral dalam sebuah video. 
 
“Janji  Jokowi ini  menjadi semacam penyemangat untuk terus menjaga tradisi budaya dan lebih meningkatkan fungsi keraton,” kata Anna Mariana ditemani suami tercinta Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, SH, MS, MSc.
 
Ditambahkannya, ia juga diminta memberikan kontribusi dalam pengembangan budaya-budaya di Keraton Nusantara, agar nantinya bisa berkembang lebih baik dan bahkan bisa menjadi obyek Pariwisata  Budaya Nusantara di masa depan.
 
“Pendeknya, keraton harus bisa berkembang lebih modern menyesuaikan budaya jaman kini, tanpa meninggalkan pakem, serta orisinalitas sejarah budaya sebagaimana warisan budaya leluhur yang sudah ada,” tambahnya. 

(romi)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com