Penyebar Hoax Soal Pohon Imitasi Bisa Dipidana

Penyebar Hoax Soal Pohon Imitasi Bisa Dipidana


Jakarta, HanTer - Ramainya pemberitaan tentang pohon imitasi di Jalan MH Thamrin dan sekitarnya membuat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies-Sandi menjadi `bulan-bulanan`. Padahal, anggaran pengadaan pohon imitasi yang mencapai Rp8,1 miliar itu berasal dari APBD 2017. Bahkan Gubernur Anies telah membantah kalau pemasangan pohon berisi lampu-lampu itu merupakan programnya.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Ali Lubis, mengingatkan pihak-pihak yang dengan sengaja menyebarkan informasi tak benar tentang pemasangan pohon imitasi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dapat dipidanakan dengan menggunakan pasal 27 ayat (3) UU ITE dan pasal 310 dan 311 KUHPidana.

"Ramainya pemberitaan tentang pemasangan pohon imitasi di Jalan MH Thamrin, baik oleh media online maupun televisi, dan menjadi viral,  saya melihat adanya dugaan fitnah dan hoaks terhadap Anies-Sandi selaku Gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta," katanya di Jakarta, Minggu (3/6/2018).

Ia menjelaskan, indikasi fitnah dan hoaks itu terlihat dari adanya tuduhan bahwa Anies-Sandi yang memiliki program tersebut, padahal pemasang pohon-pohon pelastik itu adalah Iswandi, kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat.

Pemberitaan juga menyebut bahwa anggaran pengadaan pohon imitasi tersebut mencapai Rp8,1 miliar dan berasal dari APBD 2017. Kemudian, berdasarkan keterangan Sandi, diketahui kalau pohon-pohon imitasi itu merupakan stok lama Sudin Perindustrian dan Energi Jakpus, sehingga tak ada biaya untuk pembeliannya.

"Saya selaku salah satu pendukung Anies-Sandi saat Pilgub DKI Jakarta 2017, mengimbau kepada siapa pun agar berhati-hati dalam memposting sesuatu informasi, terlebih memposting berita hoaks atau tidak benar, karena akan berakibat fitnah atau pencemaran nama baik," katanya.

Ia menambahkan, perbuatan fitnah dan pencemaran nama baik ada konsekuensi hukumnya, yaitu dapat dipidanakan dengan menggunakan pasal 27 ayat (3) UU ITE dan pasal 310 dan 311 KUHPidana.

Seperti diketahui, sejak kemarin berita tentang pohon imitasi di Jalan MH Thamrin di sekitarnya, seperti di Jalan Medan Merdeka, viral di media sosial setelah diberitakan sejumlah media online dan televisi.

Anggaran 2017

Anies membantah kalau pemasangan pohon berisi lampu-lampu itu merupakan programnya. "Ngawur aja, enggak tahu idenya siapa," kata Anies, kemarin.

Meski demikian Anies mengatakan kalau yang memasang pohon-pohon itu adalah petugas dari Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat, namun tanpa dikoorinasikan dulu dengan pihaknya.

"Tanpa izin mereka kerjakan. Begitu kita lihat, ya langsung (kita) cabut sebagai bentuk pelurusan koordinasi yang keliru," katanya. 

 

(Sammy)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com