Hukum Berat Oknum Guru SD di Depok Yang Berbuat Cabul

Hukum Berat Oknum Guru SD di Depok Yang Berbuat Cabul


Depok, HanTer - Oknum guru sekolah dasar negeri yang melakukan kasus pelecehan seksual terhadap puluhan siswa harus dihukum berat. Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, meminta pihak kepolisian harus melakukan proses penyidikan sehingga pelaku bisa dihukum sesuai aturan.
 
"Kasus ini perlu diambil langkah hukum yang tegas karena sudah mencoreng dunia pendidikan di Kota Depok," ujar Pradi di Depok, Kamis (7/6/2018).
 
Pradi mengatakan kasus ini menjadi catatan sendiri bagi sekolah agar lebih selektif lagi dalam merekrut guru sekolah dasar dengan mekanisme yang lebih ketat lagi agar anak didik merasa nyaman dalam belajar.
 
Dikatakannya sulit mendeteksi kelakuan seorang guru tersebut karena dalam kesehariannya dalam keadaan normal, memang baru diketahui adanya prilaku menyimpang setelah ada korban yang melaporkan ke aparat kepolisian.
 
"Kedepannya diharapkan pola-pola komunikasi dengan seorang anak agar lebih intensif dengan orang tua sehingga dapat diketahui apa yang terjadi disekolahnya," ujarnya.
 
Menurut Pradi, seharusnya sekolah menjadi tempat yang nyaman bagi para siswa untuk menuntut ilmu, namun dengan kejadian ini maka tentunya murid-murid mengalami trauma psikologis.
 
Sebelumnya sejumlah orang tua murid melaporkan tindakan pelecehan seksual terhadap puluhan anak sekolah dasar negeri di Kota Depok Jawa Barat yang dilakukan oleh guru ke Polres Depok, Rabu.
 
Perbuatan asusila tersebut kepada siswa pria di dua rombongan belajar kelas VI. "Anak saya bercerita kalau sering diminta gurunya untuk buka celana kalau mau nilainya bagus, bahkan kemaluan anak saya disentuh," ujar Lia, salah seorang orang tua korban. Lia menduga guru tersebut sudah melakukan aksinya berulang kali, sejak pertama kali mengajar pada dua tahun lalu yaitu sejak kelas V hingga kelas VI.
 
"Saya heran mengapa guru ini leluasa melakukan saat pelajaran sekolah dan juga berkemah saat Pramuka," katanya.
 
Pelaku yang juga pembina Pramuka ini memberikan iming-iming kepada para korbannya agar bisa mendapatkan nilai bagus maka mau diperlakukan tak senonoh dengan guru tersebut. 

(Danial)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com