Anies Diharapkan Tunjuk Seorang Loyalis Untuk Pimpin BPPBJ

Anies Diharapkan Tunjuk Seorang Loyalis Untuk Pimpin BPPBJ


Jakarta, HanTer - Langkah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menunjuk Blessmiyanda sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta, dinilai kurang tepat. Bahkan, hal itu berbuntut sorotan negatif di berbagai kalangan.

Anies diketahui secara mendadak mengangkat Blessmiyanda sebagai Plt Kepala BPPBJ untuk menggantikan Indrastuty Rosari Okita, Jumat (8/6/2018).

"Langkah Anies kurang tepat karena menempatkan pejabat yang bermasalah di posisi yang sangat strategis," kata  Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Arifin Nur Cahyo melalui pesan elektroniknya, Minggu (10/6/2018).

Menurutnya, hal tersebut sama saja dengan istilah lepas dari mulut harimau masuk kedalam mulut buaya. Karena, kata dia, Bless dikenal sebagai orang yang bermasalah dan  tidak mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik.

"Dia juga dekat dengan pengusaha dan selalu intervensi soal pemenang tender,” sambung Arifin.

Arifin mengungkapkan, Blessmiyanda yang terakhir menjabat Asisten Deputi Lingkungan Hidup ini merupakan salah pejabat kesayangan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ia menuturkan, saat menjabat Kepala BPPBJ era Ahok, Blessmiyanda sangat alergi dengan swasta. Dia lebih memilih BUMD sebagai pemenang lelang dibandingkan dengan swasta.

Padahal berdasarkan Perpres No 4 Tahun 2015 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, hal itu menyalahi aturan.

"Selain itu, sekarang banyak juga swasta yang lebih berkualitas dibandingkan BUMD," ujar Arifin.

BPPBJ merupakan urut nadi dari prestasi Anies sebagai Gubernur DKI, dimana penyerapan anggaran melalui proses lelang harus dilakukan cepat dan tepat.

Karena itu jabatan strategis Kepala BPPBJ harus diisi dengan orang yang bersih, bebas korupsi dan tidak punya kepentingan.

"Mudah-mudahan gubernur hanya menempatkan dia sementara. Karena dia selalu intervensi pemenang lelang dan dekat dengan penguasa. Pertanyaan saya, apakah tidak ada orang lagi selain Bless," tegas Arifin. 

Harus Seorang Loyalis
Secara terpisah, Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Ketenagakerjaan, Iwan Sumule meminta agar Anies bisa memilih Kepala BPPBJ dari birokrat yang dikenal bersih dan tidak punya kepentingan.

"Kita harapkan pengantinya adalah orang yang loyal, setia sama Pak Anies dan setia memberantas mafia proyek ada di DKI, kata Iwan.

Ketika ditanyakan siapa orang yang tepat tersebut, Iwan menunjuk Lasro Marbun mantan Kadis Pendidikan yang juga mantan Kepala Bawasda DKI Jakarta untuk mengisi posisi tersebut.

"Lasro Marbun orang yang bersih dan tidak punya kepentingan. Kerjanya bagus, kemampuannya luar biasa. Sayangnya dia dizalimi Ahok," tegas Iwan.

(Sammy)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com