Tajuk: Mudik Lancar Aman, Selamat Tiba di Tujuan

Tajuk: Mudik Lancar Aman, Selamat Tiba di Tujuan

Tradisi mudik dimulai. Jutaan warga yang tinggal di perkotaan pulang kampung. Untuk tiba di kampong halaman para pemudik menggunakan berbagai moda transportasi, angkutan darat, laut dan udara. Bahkan ada warga yang mudik dengan sepeda motor. 
 
Seperti biasanya saat mudik terjadi kemacetan di mana-mana. Tak hanya itu biasanya arus mudik diwarnai dengan kecelakaan. Namun harus kita akui, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kepolisian, dan pemerintah daerah sudah melakukan berbagai persiapan-persiapan agar arus mudik berjalan lancar, aman, dan nyaman. 
 
Pemerintah mengupayakan momentum mudik Lebaran 2018 aman dan nyaman bagi para pemudik. Pemerintah sudah melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga lain untuk mempersiapkan arus mudik dan arus balik yang lebih baik tahun ini.
 
Kita sepakat dengan keinginan pemerintah agar para pemudik dapat aman, nyaman, selamat sampai di tujuan. Apalagi pemerintah  sudah mempersiapkan beberapa hal yang berkaitan dengan masalah infrastruktur, moda transportasi juga mempersiapkan operator dan pengemudi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) untuk semua moda transportasi mulai dari darat, laut dan udara.
 
Kemenhub juga memberikan pembinaan kepada pengemudi dan operator angkutan guna menghindari risiko kecelakaan saat melaksanakan tugas.  Sementara untuk menekan angka kecelakaan pemerintah menyediakan fasilitas mudik gratis yang baik melalui kereta api, diangkut sepeda motornya menggunakan truk, dan menggunakan bus dan menggunakan kapal. Juga menyediakan mudik gratis menggunakan kapal laut dari Jakarta ke sejumlah kota di Jawa.
 
Untuk suksesnya angkutan lebaran peran pemerintah daerah, terutama  yang terlewati arus mudik Lebaran 2018  seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,  untuk menuntaskan persoalan hambatan yang kerap ditemui pada musim mudik. Di antaranya masalah infrastruktur jalan dan kemacetan di beberapa titik jalur yang terlintasi. Misalnya pasar tumpah.
Intinya adalah, semua pihak harus meningkatkan koordinasi dan berkinerja untuk menurunkan tingkat kemacet¬an dan kecelakaan serta peningkatan pelayanan pada masyarakat.
 
Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi total jumlah pemudik tahun ini bisa mencapai 22 sampai 25 juta orang atau naik sekitar 10-12% dibandingkan tahun lalu, di mana jumlah tersebut terbagi ke dalam berbagai moda transportasi umum dan pribadi.  
 
Berdasarkan hasil survei terakhir Kemenhub, puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 8-9 Juni 2018, dari semula tanggal 13-14 Juni 2018. Sedangkan puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 19-20 Juni 2018, dari semula tanggal 23-24 Juni 2018.
 
Tantangan angkutan Lebaran 2018 yaitu peningkatan koordinasi antara Kemenhub, Kementrian PUPR dan POLRI, serta Pemda setempat dalam kerja sama antisipasi peningkatan mudik Lebaran 2018 dan percepatan penyelesalan dan pemenuhan sarana dan prasarana semua moda.
 
Harapan kita pemudik dapat aman, nyaman, selamat sampai di tujuan. Untuk itu perlu kerjasama semua pihak, terutama perlunya kedisiplinan dari pemudik untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kemacetan. 
 
Pemudik perlu diedukasi agar merencanakan mudiknya dengan baik. Pulang kampung menjelang Lebaran sebaiknya dihindari. Selain biaya tinggi karena tiket mahal, juga bisa tidak mendapat angkutan atau macet di jalan. 
 
Sekali lagi kita mengingatkan agar pemudik merencanakan perjalanan pulang kampungnya  dengan baik. Kesiapan penyedia layanan transportasi harus dipastikan. Kelayakan kendaraan harus diutamakan sehingga keselamatan menjadi hal yang utama.
 
Harapan kita perjalanan mudik 2017 lebih baik dari sebelumnya. Kita juga menginginkan angka kecelakaan bisa ditekan seminimal mungkin, perlu zero accident. Semoga mudik tahun ini aman, nyaman, dan pemudik selamat sampai di tujuan.

(***)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com