Jalan Tol Itu Milik Rakyat

Jalan Tol Itu Milik Rakyat


Jakarta, HanTer - Politisi Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan spanduk bertulisan `Jalan Tol Pak Jokowi` kan publik merupakan bukti bahwa ada opini yang menyesatkan yang seolah-olah bahwa tol ini kepunyaan Jokowi.
 
Menurut anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra ini, aksi tersebut tidak tepat karena pembangunan jalan tol berasal dari pajak rakyat. "Padahal tol dibangun memakai uang rakyat, bukan uang Jokowi pribadi. Bahkan masyarakat yang menggunakan tol juga harus bayar," kata Andre kepada wartawan, Senin (11/6/2018).
 
Dia mengemukakan, pemasangan spanduk ini merupakan wujud kepanikan pemerintah lantaran tak mampu menyaingi gerakan #2019GantiPresiden yang makin viral.
 
"Spanduk-spanduk yang dipasang ini merupakan bentuk panik 'pihak penguasa' terhadap semakin viralnya #2019GantiPresiden, sehingga mulai memasang spanduk yang isinya opini yang menyesatkan," tutur Andre. 
 
Spanduk 'Jalan Tol Pak Jokowi' memenuhi linimasa media sosial. Tampak spanduk disebar ke berbagai daerah, khususnya jalan tol untuk arus mudik Lebaran.
 
Sementara itu Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyindir adanya spanduk yang bertuliskan "Jalan Tol Pak Jokowi".  Di Twitternya, @MardaniAliSera setelah ada nettizen yang menuliskan larangan kelompok pendukung #2019GantiPresiden yang dilarang lewat jalan tol. @Seno8Aji juga singgung soal utang negara.
 
"Kalian para pendukung #2019GantiPresiden harusnya malu lewat Jalan Tol Pak Jokowi. Harusnya kalian dilarang lewat. Dan jika kalian tetap ingin ganti, selamat menikmati utang Rp 4.000 Triliun. Biar rasa @MardaniAliSera," kicau @Seno8Aji.
Lalu kicauan itu dibalas oleh Mardani yang mendoakan kelak ada presiden baru yang mampu melunasi utang negara. Minimal, lanjut Mardani terus menguranginya.
 
"Jalan Tol di klaim milik pribadi, sementara utang Rp 5.000 T di bebankan ke rakyat pendukung #2019GantiPresiden? Sahabatku, doakan kami agar pemimpin baru yang akan datang dapat melunasi utang negara yang semakin bengkak, minimal terus menerus menguranginya. Terimakasih," kicau Mardani.

 

(Safari)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com