Publik Apresiasi Operator Jalan Tol, Alhamdulillah Arus Mudik 2018 Lancar Jaya

Publik Apresiasi Operator Jalan Tol, Alhamdulillah Arus Mudik 2018 Lancar Jaya

Mudik identik dengan kemacetan. Namun, untuk mudik 2018 ini, arus lalu lintas di jalan non tol dan non-tol lancar, nyaman dan aman. Publik mengapresiasi kerja keras aparat kepolisian, Kementerian Perhubungan, pemda, pengelola jalan tol (PT Jasa Marga), dan masyarakat yang ikut membantu arus mudik 2018.
 
“Alhamdulillah, jalan tol Cikampek lancar, tidak macet. Jakarta-Cileunyi biasanya kami tempuh berjam-jam, kini hanya 3,5  jam. Tahun lalu keluar tol Cileunyi bias 6 jam lebih,” ujar Imam, warga Kali Malang, Jakarta Timur yang hendak mudik ke Sumedang, Jawa Barat.
 
Hal sama disampaikan Ahmad, warga Kp Melayu, Jaktim. “Tahun lalu Jakarta-Brebes saya tempuh lebih 13 jam, sekarang hanya 7 jam. Saat melintas di Tol Cikampek dan Cipali tidak ada kemacetan berarti, bias dibilang lancar jaya mas,” ujar Ahmad yang membawa keluarganya mudik ke kampong mertuanya.
 
Pemudik sepeda  motor Makmum Latief juga mengapresiasi kerja keras aparat pemerintah sehingga arus lalin lebaran tidak macet. “Lancar mas, syukurlah jadi cepat sampe kampung. Tidak pegel nih badan,” ujar Latief yang mudik ke Tegal, Jawa Tengah dengan sepeda motornya.
 
Lalin mudik lancar jaya jugPerbedaan saat mudik pada 2018 dirasakan  dirasakan Lely Amrul, menurutnya, kelancaran arus lalin di jalan tol Cikampek berkat kerja keras aparat pemerintah, termasuk petugas jalan tol tersebut. “Rest area yang tahun-tahun sebelumnya biang penyebab kemacetan, tahun ini lancar. Begitu juga di tol Cipularang, lancar jaya,” papar Lely yang hendak mudik ke Garut, Jawa Barat.
 
Trisno juga merasakan kenyaman pulang mudik ke Jepara. “Sejak masuk tol Cikampek, arus lalin lancar. Begitu juga tol Cipali dan jalan non tol. Kalau dulu waktu tempuh Jakarta-Jepara lebih 40 jam, sekarang cuma  sekitar 13 jam termasuk istirahat,” paparnya.
 
Lancarnya arus mudik tahun ini membuat warga nyaman, tidak melelahkan dan cepat sampai di tujuan. Semua itu berkat kerja keras petugas dilapangan. Kelancaran arus lalin di jalan tol Cikampek, Cipularang, dan jalan tol fungsional lainnya yang dilalui pemudik tak lepas dari perhatian direksi dan petugas PT Jasa Marga (persero).
 
Jasa Marga
 
Sebelum arus mudik dimulai, PT Jasa Marga terus melakukan berbagai inovasi dan melakukan langkah-langkah efektif untuk mencegah kemacetan di ruas jalan maupun di lokasi rest area. Tak hanya itu, jajaran direksi dan petugas BUMN ini juga turun ke lapangan memantau dan mengawasi kelancaran arus lalin selama 24 jam.
 
“Direksi turun ke lapangan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada publik dengan memastikan arus mudik lancar, aman, dan nyaman,” kata Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga Kushartanto Koeswiranto yang saat dihubungi Harian Terbit tengah memantau kelancaran arus lalin di jalan tol di wilayah Jawa Tengah.
 
Hal sama dilakukan Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur, sebelum dan saat arus mudik di mulai terus melakukan pemantauan ke lapangan. "Kami ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Subakti.
 
Menurutnya, untuk menambah kenyamanan Jasa Marga memanfaatkan jalur fungsional yang cukup panjang. “Kita juga siapkan rest area sementara di titik-titik tertentu, dengan fasilitas yang lengkap," jelas Subakti.
 
Selain itu, untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2018, Jasa Marga melakukan upaya-upaya lain. Langkah itu di antaranya terkait perubahan sistem transaksi peningkatan kapasitas gerbang tol, dan optimalisasi penggunaan transaksi non-tunai.
 
Dalam hal pelayanan lalu lintas, Jasa Marga juga menyiapkan penambahan sarana sistem informasi dan komunikasi, pengendalian dan pengaturan beban ruas per-segmen, optimalisasi kapasitas lajur, minimalisir gangguan lalu lintas, penambahan kendaraan pelayanan lalu lintas, dan penambahan kapasitas lajur utama.
 
Sebagai optimalisasi pelayanan lalu lintas, Jasa Marga menghentikan seluruh kegiatan proyek mulai dari H-7 hingga H+7, penerapan kebijakan Pemerintah terhadap pembatasan kendaraan angkutan barang dengan 3 sumbu atau lebih, percepatan respon dengan menempatkan petugas-petugas di daerah rawan kepadatan.
 
Selain itu, percepatan distribusi informasi situasi lalu lintas kepada pengguna jalan dengan media komunikasi (twitter dan JM CARe) dan penyampaian informasi kondisi lalu lintas melalui VMS, VMS Mobile.
 
Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang memantau arus mudik langsung bersama dengan Panglima TNI menyatakan bahwa pelaksanaan arus mudik kali ini secara keseluruhan berlangsung aman dan lancar.
 
Di sepanjang jalur tol Japek dan Cipali hanya ada beberapa titik saja yang mengalami kepadatan kendaraan yakni di bottle neck Cikarang dan sejumlah rest area di Cipali.
 
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan H-5, arus mudik Lebaran berjalan lancar. "Semua berjalan baik. Kami pantau juga dari atas, kalaupun ada macet sedikit karena kecelakaan. Tadi ada antre panjang yang di pintu tol tapi belum sampai 5 kilometer," ujar Budi. 

(Harian Terbit/Alee)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com