TAJUK: Hitung Cepat Tak Menentukan Kalah dan Menang

TAJUK: Hitung Cepat Tak Menentukan Kalah dan Menang


Pemungutan suara pemilihan kepala daerah (pilkada) se­rentak di 171 daerah di Indonesia usai sudah. Pe­mu­ngu­tan suara di sebagian besar daerah berlangsung  aman dan berjalan lancar. Sebanyak 152 juta pemilih sudah melakukan pencoblosan untuk memilih gubernur, bupati, walikota dan para wakilnya.

Hasil hitung cepat atau quick qount yang dilakukan lembaga survey sudah menampilkan para pemenang sementara kepala daerah. Hasil hitung cepat ini tentu tidak bias menjadi acuan final kemenangan seorang calon kepala daerah. Perhitungan perolehan suara real secara manual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU)  yang menentukan kemenangan calon kepala daerah.

Itulah sebabnya, kita semua, terutama para calon kepala daerah dan tim suksesnya, harus menunggu hasil perhitungan real dan resmi KPU. Jangan sekalipun mengklaim menang karena hasil hitung cepat lembaga survei. Pasalnya, jika perhitungan KPU menyatakan sebaliknya, tentu akan mengecewakan.

Hasil perhitungan cepat bukan berarti paslon yang menang menunjukkan kehebatannya karena mampu mengungguli paslon lainnya. Paslon yang menang berdasarkan quick count jangan berlebihan me­rayakan kemenangan. Jangan terjebak euforia ke­menangan. Sebab hasil akhir pe­nghitungan suara secara manual akan diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) masing-masing daerah.

Karenanya sebelum ada pengumuman dari KPU maka tidak ada istilah paslon yang menang dan kalah. Untuk itu pasangan calon, partai politik pendukung dan tim suk­ses, dan masyarakat serta simpatisan paslon untuk bersabar menunggu hasil pe­ng­hitungan suara dua minggu ke depan.

Tidak baik jika partai politik (parpol) dan tim sukses mengklaim mereka yang unggul. Apalagi setiap paslon memiliki dan juga menghitung peroleh suara secara internal. Kondisi inilah yang harus dicermati oleh parpol pendukung dan tim sukses paslon.

Hasil hitung cepat lembaga survey hanya  sebagai pembanding bukan pedoman hasil akhir pemungutan suara. Hasil hitung cepat hanyalah untuk mengawal proses penghitungan suara secara berjenjang mulai dari Panitia Pemungitan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga ke KPU. Bukan penentu menang atau kalah.

Seperti diketahui, pemenang Pilkada Serentak 2018 baru akan diumumkan secara resmi pada 4-6 Juli 2018 untuk tingkat kabupaten/kota, dan 7-9 Juli di tingkat provinsi.

Selama menunggu hasil res­­mi perhitungan suara oleh KPU harapan kita tidak terjadi hal-hal yang menganggu da  merusak pesta demokrasi yang sudah berlangsung lancar dan aman.

Kepada para calon kepala daerah baik  yang menang dan kalah kita berharap untuk selalu menerima siap kalah dan siap menang. Intinya kemenangan itu adalah kemenangan rakyat.

Kepada para pemenang kita ucapkan selamat. Namun harus diingat, rakyat telah memilih dan memberikan kepercayaan untuk m­e­mimpin daerah ini selama lima tahun ke depan, karenanya mereka yang terpilih jadi kepala daerah jangan sekalipun mengecewakan rakyat. Penuhi janji-janji yang sudah disampaikan saat kampanye. Laksanakan amanah rakyat dengan baik.

Seorang pemimpin itu untuk seluruh rakyat, tak membedakan agama, suku dan partai. Karenanya kepala daerah terpilih harus merangkul seluruh rakyat, seluruh kekuatan dan kelompok di daerah masing-masing. Perbedaan pilihan politik merupakan keniscayaan dalam demokrasi.

Masyarakat memiliki harapan yang besar terhadap kinerja para kepala daerah baru yang sudah terpilih. Kita meyakini mereka  tidak akan mengecewakan masyarakat, dan kita pun yakin memiliki kinerja yang baik.

Ketika seseorang diangkat atau ditunjuk untuk memimpin ia sebenarnya mengemban tanggung jawab yang besar sebagai seorang pemimpin yang harus mampu mempertanggung jawabkannya. Bukan hanya dihadapan manusia tapi juga dihadapan Allah.

(***)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com