Keluarga Diancam Dibunuh, Han Minta Polisi Tahan Tersangka

Keluarga Diancam Dibunuh, Han Minta Polisi Tahan Tersangka


Jakarta, HanTer - HWG alias Han korban pengancaman oleh tersangka AA mendatangi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Selasa (3/7/2018). Kedatangannya ini untuk menanyakan proses kasus yang dilaporkannya itu.
 
"Ya kebetulan kami kesini mau koordinasi saja sejauh mana proses kasus yang sudah kami laporkan," ujar Han di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/7/2018).
 
Han menjelaskan kedatangannya tak lain ingin meminta kebijaksanaan pihak kepolisian. Han mengaku, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, AA masih kerap melakukan teror dan pengancaman kepada keluarga korban.
 
"Kami juga ingin koordinasi minta kebijakan polisi. Pasalnya AA sampai sskarang masih meneror kami. Keluarga saya diancam akan dibunuh. Bahkan berkata tak senonoh terhadap istri saya. Kami jujur jadi takut beraktifitas atas ancaman ini," bebernya.
 
"Kami minta kalau bisa AA segera ditahan. Kalau tidak, setidaknya kami minta kebijakan polisi. Tolong ambil langkah dalam bentuk apapun untuk memberikan efek jera kepada AA agar pengamcaman yang dilakukan kepada kami segera dihentikan. Kami harap ini bisa ditindaklanjuti agar ada jaminan rasa aman bagi kami korban," harapnya. 
 
Untuk diketahui, kasus ini bermula saat Han dilaporkan AA dalam kasus utang piutang. Tapi korban dan tersangka sudah melakukan perjanjian hitam putih akan adanya pembayaran utang dengan mencicil.
 
"Kasus ini memang awalnya, kami dilaporkan dugaan kasus utang piutang. Tapi, kami sudah buat perjanjian damai. Hitam diatas putih, bayar cicil. Sudah dilakukan tiap bulan tanpa bolong dan keterlambatan. Tapi kami justru diancam terus menerus. Bersama keluarga," paparnya.
 
Lantaran resah dengan aksi AA, korban pun melaporkan AA atas dugaan pengancaman pada 23 Februari 2018. Laporan ini diterima dengan nomor LP/1017/II/2018/PMJ/Ditreskrimsus. Pelaku pun ditetapkan sebagai tersangka dengan dasar surat Surat Perintah Pemberitahuan Perkembangan hasil Penyelidikan dengan nomor B/1253/VI/RES.2.5./2018/Dit Reskrimsus. Dalam surat itu ditegaskan kasus ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.
 
 

(Danial)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com