Peningkatan Kandungan Biodiesel 30 Persen Perlu Uji Coba

Peningkatan Kandungan Biodiesel 30 Persen Perlu Uji Coba


Jakarta, HanTer - Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara meminta rencana peningkatan kandungan biodiesel pada bahan bakar minyak (BBM) dari 20 persen menjadi 30 persen dilakukan uji coba terlebih dahulu.

Menurut Marwan, hingga saat ini belum ada hasil kajian resmi terkait dampak biodisel dengan kandungan 30 persen pada mesin kendaraan bermotor.

“Kalau emang udah ada uji coba dan  hasilnya bisa dipertanggungjawabkan ya silahkan saja. Kita perlu merujuk EBTKE (Ditjen Energi Baru Terbarukan Kementerian ESDM) apa hasil mereka selama ini, bagaimana koordinasi mereka dengan pengusaha kapal termasuk untuk kapal angkatan. Kan itu lembaga pemerintahan sendri. Jangan cukup ABS (asal bapak Senang) kemudian takut mengungkap masalah sebenarnya, kita mau independen karena ini  menyangkut kepentingan publik,” tegas Marwan di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Dia membenarkan secara ekologi kandungan biodiesel yang lebih tinggi pada BBM akan berdampak positif bagi lingkungan. Namun harus ada jaminan bahwa mesin – mesin motor yang menggunakan BBM dengan kadar CPO 30 persen tetap dapat berjalan normal.

“Jangan sekedar bicara angka 30 persen bagus tanpa melihat secara teknis sebetulnya itu bisa berdampak seperti apa,” ulasnya.

Dia berharap alasan Presiden Jokowi yang meminta kandungan biodiesel naik menjadi 30 persen bukan lantaran dorongan dari produsen CPO nasional yang pasar luar negerinya tergerus akibat persaingan dagang. Presiden harus benar-benar memposisikan persoalan biodiesel ini sebagai BBM yang lebih ramah lingkungan.

“Jadi sepanjang belum ada hasil kajiannya jangan paksakan kehendak sebab nanti yang jadi korban adalah kita. Apalagi kalau seaindainya di belakang itu ada pengusaha CPO,” pungkas Marwan. 

 

 

(Akbar)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com