Pemprov Didorong Tingkatkan Kualitas Pemahaman Masyarakat Soal Kebijakan Publik

Pemprov Didorong Tingkatkan Kualitas Pemahaman Masyarakat Soal Kebijakan Publik


Jakarta, HanTer - Variasi pemahaman masyarakat mengenai kebijakan publik di DKI Jakarta dipengaruhi oleh faktor kekosmopolitan, tingkat keinovatifan, serta modernitas individu warganya. Karena sebagai masyarakat urban, kesempatan akan keterpaparan hal-hal baru akibat modernisasi dan kosmopolitanisasi perkotaan, baik melalui pembangunan maupun mengadopsi inovasi dari luar cukup mempengaruhi secara signifikan. 
 
Demikian dikatakan kandidat Doktor Pendidikan Lingkungan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rahmatulloh dalam sidang terbuka disertasinya yang berjudul "Pengaruh Cosmopoliteness, Innovativeness dan Modernitas Individu Terhadap Pemahaman Masyarakat Tentang Kebijakan Publik di Ibukota Jakarta" di Aula Pascasarjana UNJ, Rabu (11/7/2018). 
 
"Cosmopoliteness berkontribusi dalam mempengaruhi pemahaman warga mengenai kebijakan publik, sesuai temuan sebesar 0,195. Innovativeness berpengaruh langsung terhadap variabel pemahaman masyarakat tentang kebijakan publik sebesar 0,282," kata Rahmatulloh.
 
Lanjut Rahmatulloh, modernitas Individu berpengaruh langsung terhadap pemahaman masyarakat tentang kebijakan publik sebesar 0,230. Cosmopoliteness juga berpengaruh langsung terhadap modernitas individu sebesar 0,437. Dan, innovativeness berpengaruh langsung terhadap modernitas in.dividu sebesar 0,192 .
 
"Implikasi dari temuan penelitian tersebut, Pemprov DKI Jakarta perlu meningkatkan kualitas pemahaman tentang kebijakan publik agar masyarakat mendukung program pembangunan dan modernisasi perkotaan melalui penguatan aspek modernitas individu dengan memperhatikan faktor cosmopoliteness dan innovativeness," papar Rahmatulloh.
 
Oleh karena itu para stakeholder di pemerintahan, menurut Rahmatulloh, termasuk pengambil kebijakan bagi pelaku swasta tertentu, diharapkan memperhatikan faktor tersebut agar pemahaman masyarakat terhadap kebijakan publik di ibukota lebih meningkat dan maju, sehingga dengan pemahaman tersebut dapat berefek pada perhatian dan dukungan kebijakan.
 
"Pemerintah dan swasta juga perlu menyediakan area publik di ruang kota yang terbuka dan ramah sebagai media akulturasi untuk bertemunya warga untuk menerima informasi terbaru mengenai isu-isu penting mengenai perkembangan inovasi dalam pelayanan publik," kata Rahmatulloh. 
 
Ruang terbuka itu juga dapat menciptakan iklim yang mendukung partisipasi warga dalam urusan individu dan komunal bagi pengembangan modernitas individu atau sosial, serta makin meningkatkan budaya kota yang kosmopolit dan warganya yang cepat mengadopsi inovasi baru. 
 
Ujian disertasi dipimpin Plt Direktur Pascasarjana UNJ, Prof Dr Ilza Mayuni dan beberapa guru besar, Prof Dr Agus Suradika (Penguji Luar), Prof Dr Nadiroh (Penguji Senat), Prof Dr I Made Putrawan (Koordinator Prodi Pendidikan Lingkungan dan sekaligus Promotor), serta Prof Dr Yufiarti, MPsi (Co-promotor). Dalam ujian terbuka, Rahmatulloh lulus dengan predikat sangat memuaskan. 
 
I Made Putrawan selaku promotor mengungkapkan, bahwa temuan tersebut turut berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan (contribution knowledge), dan bagi pengambil kebijakan dapat dijadikan pertimbangan bahwa variasi-variasi pemahamanan masyarakat tentang kebijakan yang dipengaruhi cosmopoliteness, innovativeness, dan modernitas maka perlu menyeragamkan, misalnya melalui inovasi kebijakan publik atau kegiatan literasi kebijakan.
 
Sementara, Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), M Syaiful Jihad yang turut hadir dalam sidang terbuka berharap disertasi tentang kebijakan publik di Ibukota Jakarta tersebut dapat diimplementasikan menjadi program yang dapat dinikmati oleh masyarakat
 
"Mudah-mudahan disertasi ini bisa menjadi masukan bagi Gubernur/Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam merealisasikan program kerjanya," kata Syaiful.
 

(romi)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com