Presiden Inter Sebut Seri-A Makin Kompetitif

Presiden Inter Sebut Seri-A Makin Kompetitif

JUVENTUS DATANGKAN CRISTIANO RONALDO

Jakarta, HanTer - Kehadiran Cristiano Ronaldo dengan merapat ke kubu Juventus rupanya mendapat sambutan hangat dari Presiden Inter Milan, Erick Thohir. Pebisnis Indonesia yang saat ini merangkap sebagai Ketua Panitia Pelaksana Asian Games XVIII/2018 (INASGOC) itu menyambut baik keputusan pemain berpaspor Portugal tampil di Serie-A.
 
Meski Inter dan Juventus merupakan rival, hal tersebut tak membuat Erick Thohir iri dan takut akan kualitas yang dimiliki Bianconeri, julukan Juventus, dalam bersaing pada kompetisi musim depan. Justru, ia mengaku bahwa Inter Milan akan semakin tertantang setelah bergabungnya Ronaldo ke Juventus pada jendela transfer musim panas ini. 
 
Tak hanya itu, kehadiran CR7, julukan Ronaldo ke kubu Juventus dipastikan akan membuat kompetisi Serie-A makin kompetitif, baik segi persaingan maupun ekonomi melalui hak siar. 
 
"Kedatangan Cristiano Ronaldo ke Serie-A sangat positif. Karena akan mendongkrak siaran. Pertandingan Inter melawan Juventus selalu sold out di dalam stadion. Sekarang pasti itu akan berdampak kepada siaran yang lebih tinggi," ujar Erick disela jumpa pers Torch Relay Asian Games XVIII di Kantor INASGOC, Jakarta, Kamis (12/7/2018).
 
"Inter juga tidak mau kalah untuk di Indonesia pasti naik juga karena ada Radja Nainggolan. Jadi ini bagus untuk Serie-A secara ekonomi. Secara persaingan nanti dulu. Belum tentu ada Ronaldo langsung juara," jelasnya. 
 
Diketahui, Ronaldo resmi meninggalkan Real Madrid dan bergabung bersama Juventus pada jendela transfer musim panas ini setelah Bianconeri menebus sang pemain dengan mahar 105 juta Euro. Kehadiran CR7 pun diharapkan mampu mewujudkan ambisi tinggi tim asuhan pelatih Massimiliano Allegri untuk memenangkan gelar di Liga Champions.
 
Kiprah Ronaldo dalam berkarir di Liga Champions cukup cemerlang setelah sukses mengantarkan Los Merengues, julukan Real Madrid menjuarai turnamen itu tiga kali secara beruntun. Sedangkan Juventus kerap gagal dalam lima final terakhir, yakni 1997, 1998, 2003, 2015 dan 2017. Terakhir kali Bianconeri mengangkat trofi pada 1996.

(Eka )

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com